Posted on 30 April 2009 by Aphe_Joss
Kemarin (29 April 2009) pas ngecek email ternyata ada kiriman email tertanggal 28 April 2009 yang isinya berupa lowongan kerja pustakawan di tvone. Berikut isi dari email tersebut;
From: khair mulya <khair_keren@ yahoo.com>
Subject: Bls: [jip-unpad] LOWONGAN KERJA TV ONE
To: jip-unpad@yahoogrou ps.com
Date: Tuesday, April 28, 2009, 10:24 PM
Dibutuhkan 2 Orang Library untuk di Library Programming TV One
Syarat-syaratnya:
1. Pria/wanita
2. Usia 22 – 26 tahun
3. S1 Perpustakaan
4. Menguasai Editing Cut To Cut
5. Siap Kerja di bawah tekanan dan Target
6. Siap Kerja Shiff
7. Kreatif
8. Bekerja Keras
Yang Berminat Segera Kirim Lamaran via pos ke:
TV One,
Jalan Rawa Teratai II No 2 Kawasan Industri Pulogadung
Jakarta Timur 13260 Indonesia
Telp 021 4613545
DIarsipkan di bawah: Kepustakawanan, Lowongan | 2 Komentar »
Posted on 5 Maret 2009 by Aphe_Joss
PENGERTIAN, TUJUAN, MANFAAT, DAN DASAR HUKUM PELAKSANAAN SERTIFIKASI GURU
1. Apa yang dimaksud dengan sertifikasi guru? Sertifikasi guru adalah proses pemberian sertifikat pendidik kepada guru. Sertifikat pendidik diberikan kepada guru yang telah memenuhi standar profesional guru. Guru profesional merupakan syarat mutlak untuk menciptakan sistem dan praktik pendidikan yang berkualitas.
2. Apa yang dimaksud dengan sertifikat pendidik? Sertifikat pendidik adalah sebuah sertifikat yang ditandatangani oleh perguruan tinggi penyelenggara sertifikasi sebagai bukti formal pengakuan profesionalitas guru yang diberikan kepada guru sebagai tenaga profesional.
3. Mengapa disebut sertifikat pendidik bukan sertifikat guru? Dalam Undang-Undang Guru dan Dosen disebut sertifikat pendidik. Pendidik yang dimaksud disini adalah guru dan dosen. Proses pemberian sertifikat pendidik untuk guru disebut sertifikasi guru, dan untuk dosen disebut sertifikasi dosen.
4. Apa tujuan dan manfaat sertifikasi guru? Sertifikasi guru bertujuan untuk: …Lanjutkan…
DIarsipkan di bawah: Kepustakawanan, RenunganKu, Sok Keminter | 8 Komentar »
Posted on 27 Februari 2009 by Aphe_Joss
Dikala malam semakin larut, dikala mata ini gak bisa diajak berkelana kedunia mimpi, dikala raga ini menuntut penyegaran, otakQ malah memaksaku untuk merenunggi profesi yang ku jalanni. Apakah pilihan untuk berprofesi sebagai pustakawan adalah pilihan yang tepat? Apakah esok hari profesi ini mampu menghidupi istri dan anak-anakku? Apakah profesi ini mampu bertahan ketika digitalisasi melanda dunia perpustakaan? Apakah profesi ini mampu menunjukkan peran fitalnya dalam bidang pendidikan di negeri ini? Apakah profesi ini membanggakan? Apakah pemilu kali ini akan memberi pencerahan kepada profesi ini? Apakah Para caleg yang akan memperebutkan kursi di wakil rakyat mau memperjuangkan nasib profesi pustakawan? apakah….apakah….dan apakah memenuhi seluruh otakQ hingga pening ku rasa, ah semakin ku pikirkan semakin ku tak kuasa untuk menjawab semua pertanyaan-pertanyaan itu. Raga yang semakin rapuh, otak yang semakin lelah memaksa mataku untuk terpejam, menyeret seluruh pertanyaan-pertanyaan itu kealam mimpi.
DIarsipkan di bawah: RenunganKu | Leave a Comment »
Posted on 18 Februari 2009 by Aphe_Joss
|
Ketika browsing cari-cari informasi berkaitan dengan dunia pustakawan eh gak sengaja nemu berita ini, bagus juga untuk informasi dan wajib diketahui oleh temen-temen pustakawan, silahkan dibaca dan dikomentari.
Pustakawan Menggugat
Oleh : Porwanto12-Feb-2009, 16:10:23 WIB – [www.kabarindonesia.com] |
|
KabarIndonesia - Beberapa elemen masyarakat memadati ruang kraton Perpustakaan Nasional RI di Jakarta, Kamis (12/2). Mulai dari kepala perpustakaan nasional RI yang datang terlambat, juga personil di bawahnya, tenaga pengajar departemen perpustakaan dan informasi UI, hingga aktivis LSM, dan beberapa asosiasi kepustakawanan dan taman bacaan.
Acara bertajuk Seminar Kepustakawanan Indonesia: siapa pemimpin perpustakaan nasinal mendatang ini, menghadirkan beberapa pembicara. Diantaranya Ridwan Siregar, Kepala Perpustakaan USU Medan dan Binny Buchori caleg Golkar dapil Yogyakarta yang juga pernah mengajar di Jurusan Ilmu Perpustakaan UI, kini menjadi ketua organisasi forum LSM (INFID), Binny Buchori, dengan moderator Agus, staf pengajar Ilmu Perpustakaan Fakultas Komunikasi Unpad Bandung.
Soal isu kepemimpinan yang mengemuka, selain memiliki kopentensi teknis juga punya kemampuan menjalin relasi yang luas di tingkat nasional. Relasi dimaksud, sebab untuk mengimplementasikan sebuah kebijakan hingga ke tingkat daerah, termasuk pendanaan dari APBN dan APBD untuk perpustakaan, perlu kemampuan lobi sang pemimpin.
Selain isu kepemimpinan, persoalan di akar rumput juga mengemuka. Sebut saja, soal sumbangan buku-buku yang didapat oleh perpustakaan dan taman bacaan di Sulawesi Selatan tidak tepat sasaran. “Seharusnya
…Lanjutkan…
|
DIarsipkan di bawah: Kepustakawanan | 1 Komentar »