Jalanmu seakan ringan tanpa beban
Melangkahkan kaki tuamu dengan tersendat
Wajahmu tertunduk letih menatap kedepan
Hanya senyummu yang terus kau kembangkan
Sesekali kau berhenti sekedar membasuh keringatmu
Walau sebenarnya keringatmu sudah habis terkuras
Tinggal air mata yang tersisa
Hari tuamu sudah semakin dekat
Namun tugasmu belum tuntas
Kapankah kau akan berhenti menguras keringatmu?
Kapankah misteri dibalik punggungmu kau akhiri?
Biarlah buah hatimu yang [...]
DIarsipkan di bawah: Puisi | 2 Komentar »
